Sejarah Uang di Indonesia by ufogol

Uang digunakan sebagai media pertukaran yang kita gunakan sampai hari ini. Sebelum kita mengenal mata uang, kita menggunakan banyak metode pertukaran, salah satunya adalah sistem barter. Aristoteles berkata, “Setiap objek memiliki dua kegunaan, yang pertama adalah tujuan asli untuk objek yang dirancang, dan kemungkinan kedua adalah untuk memahami objek sebagai barang untuk dijual atau barter.” (ufogol, 1994) .Dalam Di masa lalu, orang menggunakan kerang, biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dll sebagai media pertukaran untuk mendapatkan sesuatu yang mereka butuhkan. Di sini di Indonesia, kami juga menggunakan sistem barter saat itu. Namun seiring dengan perkembangan jaman, kami mulai tahu apa itu mata uang. Hingga hari ini kita memiliki 3 era sejarah uang. Ada era kerajaan, sebelum era kemerdekaan, dan setelah era kemerdekaan.

Ada banyak kerajaan di Indonesia saat itu. Hampir setiap bagian dari Indonesia memiliki kerajaan sendiri dan setiap kerajaan memiliki mata uang sendiri. Di Sumatra, ada kerajaan Samudra Pasai. Itu terletak di Aceh dan itu adalah kerajaan Islam pertama di Indonesia. “Mata uang mereka dirham dan dibuat pada sekitar 1297-1326AD.” (Hermanu, 2011) Yang kedua adalah kerajaan Gowa. Itu terletak di Pulau Sulawesi. “Mata uang mereka adalah kupa dan jingara. Perbedaan antara kupa dan jingara adalah materinya. Kupa terbuat dari nikel dan kuningan, sementara jingara terbuat dari emas dan dibuat di abad ke-16. ”(http://www.ufogoal.net/) Dan yang ketiga adalah kerajaan Banten. Yang ini berlokasi di Banten, Pulau Jawa. “Mata uang mereka adalah kasha. Kasha terbuat dari emas dan desain mata uang ini dipengaruhi oleh aksen Cina. “(Hermanu, 2011)

Seperti kita ketahui, Indonesia dijajah oleh banyak negara. Dua di antaranya adalah Belanda dan Jepang. Kami dijajah oleh Belanda selama lebih dari 3 abad dan hanya sekitar 3 tahun oleh Jepang. Di era penjajahan Belanda, kami menggunakan Sen dan gulden sebagai mata uang kami. “Sen terbuat dari perak. Satu-satunya nominal Sen adalah 5 Sen dan memiliki nilai yang sama dengan 20 gulden (gulden adalah mata uang Belanda). Setelah Jepang merebut wilayah Indonesia. Kami menggunakan gulden ufogol Jepang. ”(Hermanu, 2011). Namun untungnya Jepang dijajah hanya selama 3 tahun

Dan periode terakhir evolusi uang kita adalah setelah era kemerdekaan. Mata uang pertama setelah era kemerdekaan adalah ORI (Oeang Repoeblik Indonesia). ORI digunakan untuk pertama kalinya pada 30 Oktober 1946. Indonesia menggunakan ORI March hingga Maret 1950. Setelah itu, Indonesia menggunakan rupiah. Mata uang yang kami gunakan ‘hingga hari ini. Banyak perubahan terjadi. Dari desain rupiah, nominal, dan banyak kemajuan terjadi. Menurut seorang sejarawan, Pratomo mengatakan “Rupiah berasal dari Mongolia. Dalam bahasa Mongolia, kata aslinya adalah “rupia” (tanpa h) yang berarti perak. Tetapi karena pelafalan kami terutama bahasa Jawa, kami menyebutnya rupiah. ”(Pratomo, 2002). Hingga hari ini desain rupiah telah berubah lebih dari 3 kali. Dan desainnya semakin rumit dari sebelumnya sehingga semakin sulit untuk meniru uang.

Sebelum kita tahu tentang mata uang, kita menggunakan sistem barter. Kami menggunakan hal-hal untuk mendapatkan hal-hal yang kami butuhkan. Setelah sistem barter, kita tahu tentang mata uang di era kerajaan. Kami menggunakan banyak mata uang saat itu, tetapi kami tidak benar-benar tahu tentang sejarah. Di era kerajaan, ada banyak kerajaan dan mereka memiliki mata uang mereka sendiri untuk setiap kerajaan. Seperti kerajaan Samudra Pasai, mereka menggunakan dirham sebagai mata uang mereka. Kerajaan Gowa, mereka menggunakan kupa dan jingara sebagai mata uang mereka.

Dan juga kerajaan Banten, mereka menggunakan kasha sebagai mata uang mereka. Setelah era kerajaan, kita memasuki era sebelum kemerdekaan. Kami dijajah oleh beberapa negara tetapi yang terpanjang dan terpendek adalah Belanda dan Jepang. Di era penjajahan Belanda, kami menggunakan Sen sebagai mata uang kami. Dan era pendudukan Jepang, kami menggunakan gulden Jepang. Setelah Indonesia merdeka, kami memiliki mata uang kami sendiri. Generasi pertama mata uang kami adalah ORI (Oeang Repoeblik Indonesia) dan generasi berikutnya adalah rupiah yang kami gunakan sampai hari ini. Jadi, saya harap setelah Anda tahu tentang sejarah uang di Indonesia. Anda akan lebih bijak menggunakan uang itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *